Di dunia ini banyak sekali jenis tumbuhan. Salah satu tumbuhan yang juga memiliki spesies yang banyak adalah tumbuhan paku. Diperkirakan terdapat puluhan ribu jenis tumbuhan paku yang hidup saat ini.
Ciri-ciri Tumbuhan Paku:
- Ciri khas tumbuhan paku adalah tunas daunnya yang menggulung ketika muda.
- Termasuk ke dalam kelompok Kormofita sejati karena bagian tubuhnya sudah dapat dibedakan menjadi bagian akar, batang, dan daun.
- Tumbuhan paku tergolong tumbuhan tingkat rendah karena belum menghasilkan biji.
- Mempunyai akar batang dan daun sejati.
- Memiliki akar serabut. Ujung akarnya dilindungi oleh kaliptra.
- Batang bercabang berupa akar tongkat ( rizhoma ) yang tumbuh mendatar di permukaan tanah kecuali paku tiang yang sudah mempunyai batang sebenarnya.
- Mempunyai berkas pengangkut xilem dan floem.
- Mempunyai indusium yang berfungsi untuk melidungi sorus muda.
- Daun sporofil yaitu daun yang berfungsi sebagai tempat penghasil spora untuk perkembangbiakan tumbuhan paku.
- Daun tropofil yaitu daun yang berfungsi sebagai tempat terselenggaranya fotosintesis atau asimilasi karbon.
Selain berdasarkan fungsinya, tumbuhan paku juga dapat dibedakan menjadi 2 berdasarkan ukurannya yaitu:
- Daun mikrofil yaitu daun yang ukuran kecil dan sel-selnya belum terdiferensiasi sehingga belum dapat dibedakan antara epidermis, mesofil dan tulang daun. Bentuk mikrofil seperti sisik dan tidak mempunyai tulang daun.
- Daun makrofil yaitu daun yang besar, bagiannya sudah dapat dibedakan menjafi epidermis, mesofil dan tulang daun, memiliki stomata ( sudah terdiferensiasi ).
Seperti halnya dengan tumbuhan lumut, tumbuhan paku juga mengalami pergantian keturunan antara fase gametofit dan fase sporofit ( metagenesis ). Pergiliran keturunan sporofit lebih dominan daripada fase gametofit.
Berikut ini daur perkembangbiakan dari tumbuhan paku:
Berikut ini bagan perkembangbiakan tumbuhan paku:
Ditijau dari spora yang dihasilkan, tumbuhan paku dibedakan menjadi 3 yaitu:
- Paku homospor atau isospor yaitu tumbuhan paku yang sporanya hanya terdiri dari satu jenis. Spora tersebut memiliki bentuk dan ukuran yang sama. Contoh : paku kawat ( Lycopodium ).
- Paku heterospor yaitu tumbuhan paku yang menghasilkan 2 jenis spora yang berbeda. Spora tersebut memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda. Spora besar disebut spora makrospora sedangkan spora kecil disebut spora mikrospora. Contoh : paku rane ( Selaginella ) dan semanggi ( Marsilea ).
- Paku peralihan yaitu tumbuhan paku yang menghasilkan spora yang bentuk dan ukurannya sama tetapi sebagian berkelamin jantan dan sebagian berkelamin betina. Contoh : paku ekor kuda ( Equisetum ).



No comments:
Post a Comment